Breaking
Loading...
Recent Posts

Tottenham Hotspur 1-2 Chelsea



Dua gol Marcos Alonso dengan dramatis memenangi Chelsea dalam Derby London di Wembley Fase.

Chelsea dengan dramatis berhasil memecundangi Tottenham Hotspur di Wembley Fase lewat score tidak tebal 2-1, pada matchday ke-2 Liga Primer Inggris, Minggu (20/8) malam WIB.

Marcos Alonso jadi bintang paling utama kompetisi bertopik Derby London ini. Tendangan bebas serta tembakan geledeknya, membawa The Blues yakinkan kemenangan perdana musim ini.

Baca juga : Prediksi Manchester City Vs Everton

Sesi Pertama

Spurs yang bermain dihadapan pendukungnya sendiri bermain menguasai mulai sejak tendangan mula dikerjakan. Walau begiu, malah Chelsea yang memperoleh kans emas pertama di menit ke-5. Sayangnya tidak berhasil berbuah gol, karna tandukan kencang Alvaro Morata melebar tidak tebal di bagian kanan gawang lawan.

Spurs lalu membalas dengan dua kesempatan emas. Pertama berlangsung di menit sepuluh, ketika tembakan kencang Harry Kane masih tetap dapat diamankan Thibaut Coutois. Sesudahnya sepakan melengkung Moussa Dembele di menit 19 masih tetap tidak tebal meleset.

Pada menit ke-24 Chelsea dengan mengagetkan berhasil unggul 1-0. Bek kiri andalan mereka, Marcos Alonso, mencatatkan diri di papan score sesudah eksekusi sepakan bebasnya melesat manis ke jala Spurs.

Ketinggalan satu gol, Spurs bereaksi dengan cukup baik dengan selalu mengepung pertahanan Chelsea. Kane bahkan juga hampir saja menyamai kedudukan misal sontekannya di menit ke42 tidak menimpa tiang gawang Chelsea. Score 1-0 untuk tim tamu lalu bertahan sampai turun minum.


Baca juga : Napoli 2 - 0 Nice

Sesi Kedua

Paruh ke-2 seutuhnya jadi punya Spurs. Mereka demikian terpacu untuk menguber ketertinggalan supaya tidak malu dihadapan pendukungnya sendiri. Kesempatan pertama di sesi pemilihan didapat tuan-rumah pada menit ke-52. Sayangnya kerja sama Dele Alli serta Kane yang berhasil mengelabui sederet bek Chelsea, masih tetap dapat ditangkis Courtois yang tampak demikian heroik.

Keasyikan menyerang, Spurs malah hampir kebobolan gol ke-2. Chelsea lewat serangan baliknya nyaris saja menaikkan gol, lewat tindakan Willian di menit 73. Tembakan mendatar pemain internasional Brasil itu dengan sial cuma menimpa mistar jala Hugo Lloris.

Momentum Spurs pada akhirnya datang di menit 82. Kekeliruan Michy Batshuayi dalam menghadapi tendangan bebas The Lily Whites dengan tragis buat kedudukan jadi imbang 1-1. Tetapi Chelsea mampu memberi reaksi brilian.

Dua menit mendekati pertandingan selesai, Alonso kembali masuk papan score sekalian yakinkan kemenangan Chelsea. Memperoleh sodoran manis dari Pedro Rodriguez, eks Fiorentina itu bebaskan tembakan menyusur tanah yang tidak mampu diamankan Lloris. The Roman Emperor juga pada akhirnya menang lewat score tidak tebal 2-1.

Napoli 2-0 Nice


Gol-gol dari Dries Mertens serta Jorginho ke gawang Nice meletakkan separuh tubuh Napoli di sesi group Liga Champions 2017/18.

Napoli lewat leg pertama fase play-off Liga Champions dengan mulus. Hadapi Nice, Partenopei menang memberikan keyakinan, 2-0.

Sepasang gol itu diciptakan di semasing sesi, dengan Napoli betul-betul menguasai kompetisi selama 90 menit.

Terdaftar, anak-anak Maurizio Sarri melepas sembilan tembakan akurat dengan keseluruhan 22 percobaan dilepaskan, tengah utusan Ligue 1 Prancis ini cuma menghujam bola enam kali dengan tidak satu juga terdaftar on tujuan.

Dominasi wakil Serie A Italia ini telah merasa mulai sejak awal-awal kompetisi. Memijak menit ke-13, gawang yang dikawal Yoan Cardinale jebol.

Bermula dari gerakan bola yang dikendalikan Lorenzo Insigne, si striker membaginya pada Dries Mertens. Pemain internasional Belgia ini tidak kesusahan untuk menyelesaikannya jadi gol pembuka.

Keungguulan satu bola ini, bertahan hingga ke-2 tim turun rehat. Selepas interval, permainan Napoli tetaplah menguasai. Alih-alih bangkit, malapetaka malah ada untuk Nice waktu Napoli diganjar penalti di menit ke-70.

Baca juga : Prediksi Swansea City Vs Manchester United

Jorginho yang maju jadi eksekutor, menggerakkan perannya dengan prima. Keungglan 2-0 untuk Napoli. Dalam tempat ketinggalan defisit dua gol, Nice semakin cemas.

Sembilan menit berselang, dua pemain Nice sekalian diusir wasit : Vincent Koziello segera terima kartu merah tengah Alassane Plea memperoleh kartu kuning ke-2, yang bermakna dia juga mesti meninggalkan lapangan.

Di sisa saat yang ada serta dengan minus dua pemain, pasukan Lucien Favre cuma dapat bertahan keseluruhan untuk menghindar tidak kecolongan gol semakin banyak.

Real Madrid - Barcelona


Mempunyai keharusan menang lewat score minimum 3-0, dapatkah Barcelona mewujudkan remuntada di Santiago Bernabeu?

El Clasico pada Real Madrid serta Barcelona juga akan kembali tersaji di Santiago Bernabeu, pada leg ke-2 Piala Super Spanyol 2017, Kamis (17/8) awal hari WIB.

Mendekati kompetisi besar ini, Madrid terang diatas angin. Bagaimana tidak, terkecuali karna bermain di Santiago Bernabeu Los Blancos juga punyai bekal kemenangan tandang 3-1. Mereka cuma tidak butuh asal-asalan untuk yakinkan titel juara, karna Barca diharuskan menang minimum 3-0 manfaat balikkan kondisi.

Meskipun demikian bukanlah bermakna Madrid lalu melihat sepele Barca. Pelatih mereka, Zinedine Zidane, menyatakan hal itu. Dia mengatakan tidak ada yang tidak mungkin di sepakbola, terlebih tim yang dihadapi yaitu Azulgrana.

" Tak ada yang tidak mungkin di sepakbola serta lawan kami yaitu Barca, yang dapat meneror Anda setiap saat. Kami mesti memberi yang paling baik untuk yakinkan titel juara, " tutur Zidane, seperti diambil AS.

Satu penambahan penting ada dengan kembalinya Luka Modric. Si nomor 10 baru itu terlebih dulu tidak hadir di leg pertama karena skorsing. Kemunculannya kelak diinginkan dapat buat lini tengah Madrid makin seimbang.

Baca juga : Cristiano Ronaldo Terancam Skorsing

Tetapi Madrid juga memperoleh kehilangan besar, dengan absennya Cristiano Ronaldo. Insiden pendorongan wasit sesudah dianya dikartu merah pada leg pertama lantas, membuatnya diskorsing lima partai. Walaupun demikian Zidane tidak butuh cemas karna Isco serta Sergio Asensio selama ini dapat mengkover sang bintang paling utama dengan cukup baik.

Sesaat Barca pasti jadi pihak yang ada dalam desakan. Keharusan menang minimum 3-0 untuk mewujudkan remuntada di Santiago Bernabeu, sekalipun bukanlah perkara gampang. Blaugrana juga tidak miliki histori bagus bila kalah lebih dulu di leg pertama.

Dari sembilan peristiwa yang sempat dihadapi, Barca cuma mampu lakukan dua remuntada untuk pada akhirnya keluar sebagi kampiun Piala Super Spanyol. Momentum itu ada pada edisi 1994 serta 2010, saat hadapi Real Zaragoza serta Sevilla.

Kepergian Neymar juga masih tetap demikian merasa dalam permainan Barca pada leg pertama kemarin. Gerard Deulofeu yang jadi pengganti, tidak cukup brilian dalam mengoyak pertahanan tim sebesar Madrid. Diluar itu Gerard Pique juga tidak kunjung klop dengan Samuel Umtiti di jantung pertahanan.

Sang pelatih, Ernesto Valverde, terang mesti memutar otak untuk dapat mewujudkan keajaiban. Satu hal yang tentu yaitu bagaimana dianya dapat buat bintang paling utama Barca, Lionel Messi, jadi pemimpin hadirnya keajaiban itu.

Bukanlah tanpa ada argumen, karna terkecuali jadi top score El Clasico, La Pulga juga adalah top score selama hidup Piala Super Spanyol. Dari 17 partai yang telah dijalaninya, Messi berhasil cetak 13 gol, dengan empat salah satunya dilesatkan ke jala Madrid. Dia pasti layak jadi keinginan paling utama tim untuk dapat hadirkan remuntada.

Diperkirakan Madrid juga akan bermain lebih pasif serta hati-hati, karna telah punyai modal kemenangan tandang 3-1. Tetapi taktik itu mungkin saja senjata makan tuan, bila Barca dapat hadirkan momentum kerjakan remuntada dengan cetak gol terlebih dulu.

Baca juga : Prediksi Real Madrid Vs Barcelona

Prakiraan Formasi :

Real Madrid (4-3-3) : Keylor Navas ; Dani Carvajal, Varane, Sergio Ramos, Marcelo ; Toni Kroos, Casemiro, Isco ; Isco, Karim Benzema, Isco.

Barcelona (4-3-3) : Ter Stegen ; Nelson Semedo, Umtiti, Gerard Pique, Jordi Alba ; Sergi, Busquets, Andres Iniesta ; Deulofeu, Luis Suarez, Lionel Messi.

TAHUKAH ANDA

Duel El Clasico telah berlangsung sejumlah 13 kali di arena Piala Super Spanyol. Madrid unggul dengan tujuh kemenangan berbanding empat kemenangan punya Barca.

Bentrok ini jadi El Clasico ke-235 selama histori di pertandingan resmi. Madrid unggul tidak tebal lewat koleksi 94 kemenangan, terpaut dua dari punya Barca.

Bintang paling utama Barca, Lionel Messi, adalah top score selama hidup El Clasico lewat lesatan 25 gol. Status yang sama saja digenggamnya di arena Piala Super Spanyol, lewat koleksi 13 gol.

Barca cuma sempat lakukan dua remuntada, untuk jadi kampiun Piala Super Spanyol. Itu berlangsung pada edisi 1994 hadapi Real Zargoza serta edisi 2010 saat ladeni Sevilla.

Madrid jadi tim yang seringkali didapati serta berikan kekalahan untuk bintang paling utama Barca, Lionel Messi. Bedanya La Pulga cuma sudah 10 kekalahan, dari 34 kali pertemuan.

Cristiano Ronaldo Diskors Lima Laga Akibat Dorong Wasit


Aksi dorong wasit yang dilakukan Ronaldo dalam partai El Clasico berbuah sanksi lima laga.

Megabintang Real Madrid Cristiano Ronaldo resmi dihukum larangan berlaga sejumlah lima kompetisi karena tindakan tidak terpujinya dalam partai leg pertama Piala Super Spanyol melawan Barcelona di Camp Nou, Senin (14/8) awal hari WIB.

Rinciannya, Ronaldo memperoleh skors satu pertandingan karena kartu merah yang diterimanya ditambah dengan skors empat pertandingan karena mendorong wasit Ricardo de Burgos Bengoetxea, sebagian waktu sesudah sang pengadil lapangan mencabut kartu merah untuk dia. Diluar itu, Ronaldo juga didenda €3005 (sekitaran Rp47 juta), mengenai Madrid juga terserang denda €1400.

Pertandingan tersebut dimenangi Madrid 3-1 dengan Ronaldo ikut menyumbang satu gol cantik di sesi ke-2. Pasukan Zinedine Zidane juga tinggal menjaga kelebihan itu atau maksimum kalah 2-0 dalam leg ke-2 jadi prasyarat memenangkan Piala Super Spanyol.

Tetapi diskusi pascalaga terlalu fokus pada peristiwa di menit ke-81 saat Ronaldo memperoleh kartu kuning ke-2 karena dinilai lakukan diving. Kartu kuning pertama didapatkannya karena lakukan selebrasi buka pakaian saat cetak gol.

Tidak terima dianya diusir, Ronaldo mendadak bertindak tidak terduga dengan mendorong Bengoetxea. Dalam catatan laporan kompetisi, Bengoetxea menuliskan aksi Ronaldo itu jadi “dorongan enteng pada wasit”.

Baca juga : Prediksi Napoli Vs Nice

Hukuman yang dijatuhkan Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF) pada Ronaldo ini termasuk minimalis. Pasalnya, menurut ketentuan artikel 96, seseorang pemain yang lakukan kekerasan enteng pada wasit terancam larangan berlaga sejumlah empat sampai 12 pertandingan.

Dengan skors ini, Ronaldo akan menepi dalam leg ke-2 di Santiago Bernabeu pada Rabu (16/8) yang akan datang. Ia juga tidak diizinkan bermain dalam empat partai pembuka La Liga Spanyol 2017/8 kontra Deportivo La Coruna, Valencia, Levante, serta Real Sociedad.

Ronaldo serta Madrid mempunyai saat sepuluh hari untuk memajukan banding.

Cristiano Ronaldo Terancam Skorsing 12 Pertandingan


Lakukan tindakan ofensif dengan mendorong wasit sebentar sesudah dikartu merah, Cristiano Ronaldo terancam skorsing empat sampai 12 kompetisi.

Real Madrid dengan mengagumkan berhasil memecundangi Barcelona 3-1 di Camp Nou, pada leg pertama Piala Super Spanyol 2017, Senin (14/8) awal hari WIB.

Meskipun demikian kemenangan itu punya potensi dibayar dengan begitu mahal oleh Madrid, karena bintang intinya, Cristiano Ronaldo, terancam memperoleh skorsing 12 kompetisi di La Liga Spanyol.

Hal tersebut berlangsung sesudah Ronaldo memperoleh kartu kuning ke-2, karena dipandang wasit lakukan diving pada menit ke-81 kompetisi. Kaget serta tidak terima, pemain paling baik dunia empat kali itu bertindak ofensif dengan mendorong wasit pemimpin pertandingan, Ricardo de Burgos Bengoetxea.

Bangoetxea lalu memasukkan aksi Ronaldo itu dalam catatan laporan kompetisi. " Pemain : Cristiano Ronaldo Dos Santos Aveiro. Demikian kartu merah di keluarkan, sang pemain mendorong saya sedikit karna tidak sepakat, " tulisnya.

Baca juga : Prediksi Hoffenheim Vs Liverpool

Seperti ditulis Goal Spanyol, aksi itu terancam hukuman empat sampai 12 kompetisi, yang dijelaskan dalam artikel 96 dalam ketentuan federasi sepakbola Spanyol.

Ketentuan akan di buat komite disiplin liga tengah minggu ini. Bila pada akhirnya memperoleh hukuman terburuk, Madrid pasti telah menyiapkan gagasan banding.

Laporan Pertandingan: Arsenal 4-3 Leicester City


The Gunners mencapai tiga angka dengan dramatis di pertandingan pembuka Liga Primer musim ini sesudah memperoleh perlawanan sengit dari Leicester.

Arsenal mesti bersusah payah untuk mencetak kemenangan 4-3 dalam partai perdana Liga Primer Inggris musim 2017/18 sesudah memperoleh perlawanan ketat dari Leicester City di Emirates Fase, Sabtu (12/8) awal hari WIB.

Alexandre Lacazette segera unjuk gigi dalam pertandingan kiprahnya dengan buka kelebihan cepat The Gunners waktu pertandingan baru jalan dua menit. Tandukan striker asal Prancis itu sesudah terima umpan Mohamed Elneny meluncur deras ke bagian kiri gawang Leicester.

Tetapi tanggapan cepat diperlihatkan Leicester dengan dapat menyamai kedudukan tiga menit berselang. Rekrutan anyar The Foxes, Harry Maguire jadi aktor saat umpan akuratnya digunakan Shinji Okazaki untuk membobol gawang Petr Cech.

Kompetisi juga jalan menarik, tetapi Arsenal yang lebih menguasai serangan sampai pertengahan sesi pertama malah kembali kecolongan pada menit ke-29 sesudah Jamie Vardy yang tidak memperoleh kawalan ketat dengan nyaman menyambar umpan silang Marc Albrighton.

Baca juga : Arsenal 1 - 1 Chelsea pen 4 - 1

Sederet serangan dilancarkan Arsenal di sisa saat sebelumnya turun minum serta usaha mereka baru membawa hasil waktu paruh pertama masuk penambahan saat. Lewat ketegangan di muka gawang Leicester, Danny Welbeck tanpa ada kesusahan menyamai score selepas memperoleh umpan Sead Kolasinac.

Arsene Wenger memberikan instruksi anak asuhnya untuk tampak lebih menyerang di sesi ke-2. Cuma saja skema serangan balik yang diaplikasikan manajer Craig Shakespeare masih tetap efisien serta sekian kali memaksa Cech untuk jatuh bangun mengamankan gawangnya.

Sesudah dengan gemilang menyingkirkan tembakan keras kaki kanan Riyad Mahrez, Cech mesti memungut bola dari gawangnya pada menit ke-56. Winger asal Aljazair itu memberikan inspirasi gol ke-3 Leicester sesudah sepak pojoknya disambar Vardy, yang bebrapa sekali lagi tidak memperoleh kawalan bermakna.

Hector Bellerin nyaris buat pendukung tuan-rumah bersorak pada menit ke-62, tetapi tendangan kencang bek kanan asal Spanyol itu yang terima umpan terobosan Welbeck di bagian kanan masih tetap dapat diredam oleh Kasper Schmeichel.

Baca juga : Prediksi Manchester United Vs West Ham

Dua perubahan berbentuk menyerang dikerjakan Wenger, yaitu menarik keluar Rob Holding serta Elneny untuk Olivier Giroud serta Aaron Ramsey. Serta nama paling akhir, gelandang serang asal Wales menyamai kedudukan pada menit ke-83 lewat satu tembakan kencang kaki kanan.

Giroud juga tidak ketinggal untuk tunjukkan tindakan dengan mengemas gol kemenangan Arsenal lima menit mendekati pertandingan selesai lewat sundulan yang melanjutkan sepak sudut Granit Xhaka. Bola awalannya mengenai mistar serta pernah dihalau keluar oleh Schmeichel, tetapi wasit mengonfirmasi peristiwa itu sudah melalui garis gawang.

Arsenal 1-1 Chelsea (Pen: 4-1)


Melalui adu penalti, Arsenal sukses membungkam sepuluh pemain Chelsea untuk meraih trofi perdana di musim 2017/18.

Di waktu Chelsea pilih untuk mencadangkan Alvaro Morata serta mempercayai Michy Batshuayi, Arsenal segera memainkan Alexandre Lacazette jadi ujung tombak di kompetisi ini, yang menyaratkan hasrat Arsene Wenger memainkan permainan agresif, serta tersebut yang berlangsung.

The Gunners memulai kompetisi dengan begitu positif, kecepatan Danny Welbeck, Oxlade-Chamberlain serta Alex Iwobi buat pertahanan Chelsea kewalahan, nama paling akhir bahkan juga memperoleh ruangan di pojok sempit kotak penalti pada menit ke-10, tetapi tidak berhasil mengelabui Thibaut Courtois.

Pada menit ke-23, Lacazette tunjukkan mutunya, memperoleh hadangan Gary Cahill, striker yang diambil dari Lyon itu masih tetap dapat melepas tembakan melengkung didalam kotak penalti, Courtois tidak berhasil mencapai namun sayang bola cuma menghantam tiang.

Saat pertandingan memijak 1/2 jam, berlangsung insiden yang melibatkan Cahill serta Per Mertesacker. Keduanya berebut bola serta bek Arsenal mesti terkapar dengan kepala keluarkan darah, hal itu buat The Gunners bermain dengan sepuluh pemain, serta Chelsea dapat memakainya untuk membalikkan momentum bahkan juga sesudah Sead Kolasinac masuk.

Penjaga gawang Petr Cech dipaksa lakukan penyelamatan pada menit ke-35, saat umpan panjang Willian menghadap pas pada Pedro yang lalu melepas tembakan keras terukur. Dalam sepuluh menit paling akhir, ke-2 tim tidak dapat memecah kebuntuan hingga score tanpa ada gol bertahan sampai turun minum.

Baca juga : Neymar harus ambil keputusan

Pada paruh ke-2, malapetaka mendatangi Arsenal, Chelsea berhasil mengambil gol cepat saat pertandingan baru diawali kembali sepanjang dua menit. Memakai kondisi sepakan penjuru, Victor Moses lolos dari penjagaan waktu menguber umpan Cahill serta tanpa ada kekeliruan mengalahkan Cech untuk merubah score jadi 1-0.

Arsenal berupaya keras menguber ketertinggalan, namun Cahill serta Luiz tampak istimewa di jantung pertahanan sampai buat penyerang Gunners kesusahan. Courtois juga tidak kalah kuat, ia lakukan penyelamatan gemilang waktu Elneny melepas tembakan dari pojok jauh pada menit ke-58.

Lihat kebuntuan ini, Arsene Wenger pada akhirnya lakukan perubahan, ia menggunakan semua jatah perubahan pemain dengan memasukkan Olivier Giroud serta Theo Walcott, keluarkan pemain pada tempat identik yakni Lacazette serta Iwobi.

Arsenal selalu lakukan gempuran, pada menit ke-75, Courtois kembali dipaksa lakukan penyelamatan heroik, kesempatan ini sesudah ia menepis tembakan jarak jauh Granit Xhaka.

 
Bagaimanapun juga, saat pertandingan memijak sepuluh menit akhir, giliran The Blues yang memperoleh malapetaka. Pedro diusir oleh wasit karna lakukan tekel beresiko dari belakang pada Elneny, sialnya untuk Chelsea, Arsenal dapat memakai bola mati yang didapat dari pelanggaran Pedro jadi gol penyama kedudukan.

Sepakan bebas yang dieksekusi oleh Xhaka disambar dengan prima oleh Kolasinac, yang kesempatan ini cuma dapat dilihat oleh Courtois hingga score jadi 1-1. Di sisa saat normal, Arsenal menguasai atas sepuluh pemain Chelsea, namun pertandingan mesti dilanjutkan ke adu penalti karna tak ada gol sekali lagi yang terwujud.

Dalam sesi tos-tosan itu, Arsenal meyakinkan diri jadi juara sesudah beberapa penendang mereka tak ada yang tidak berhasil, sesaat dari pihak Chelsea melihat Courtois serta Alvaro Morata tidak menggerakkan eksekusi dengan prima.