Breaking
Loading...
Recent Posts

Diego Maradona: Jelas, Bukan Penalti!


Apakah Los Blancos layak memperoleh penalti lawan Juventus? Tidak, jawab legenda sepakbola Argentina ini.

Diego Maradona menyebutkan Real Madrid tidak layak memperoleh penalti di masa injury time lawan Juventus tetapi dia mengatakan Lucaz Vazquez lakukan apa yang juga akan dia kerjakan pada kondisi yang sama.

Gol penalti Cristiano Ronaldo meyakinkan El Real maju ke semi-final Liga Champions dengan kelebihan agregat 4-3.

Episode yang melibatkan Vazquez serta Medhi Benatia melahirkan debat panjang berkaitan ketentuan wasit yang menunjuk titik putih.

" Terang, bukanlah penalti! " tutur Maradona menilainya insiden itu.

" Saat Ronaldo menyundul bola, Lucas memanglah mesti bergerak memburu karna dia berada di hadapan Buffon, lantas Benatia datang dari belakang. "

" Lucas sudah lakukan apa yang juga akan saya kerjakan pada kondisi itu yakni memburu bola. "

Hasil undian Liga Champions membawa El Real berjumpa dengan juara Bundesliga Jerman Bayern Munich dengan leg pertama kompetisi di gelar di jerman pada 26 April yang akan datang.

Trent Alexander-Arnold: Saya Buktikan Manchester City Keliru

Sang bintang muda The Reds tampak apik dalam dua kemenangan atas City di sesi perempat-final Liga Champions.

Bek muda Liverpool, Trent Alexander-Arnold mengklaim sudah menunjukkan kalau Manchester City salah menilainya potensinya dengan tampak apik dalam dua pertemuan di perempat-final Liga Champions musim ini.

Pemain yang berposisi jadi bek kanan itu awalannya dipandang jadi titik terlemah The Reds karna minim pengalaman serta banyak pihak mengatakan dianya juga akan kesusahan hadapi tantangan dari Leroy Sane.

Tetapi, hal demikian sebaliknya malah diperlihatkan sang pemain berumur 19 th. dengan dapat membatasi gerakan Sane sampai berhasil membawa Liverpool melaju ke semi-final turnamen karena kemenangan agregat 5-1.

" Saya menebak Manchester City melihat sesuai sama itu serta terasa kalau saya yaitu titik terlemah, " tutur pemuda Inggris itu.

" Mungkin saja itu yang memberi saya mentalitas tidak diunggulkan serta berusaha untuk menunjukkan mereka salah. Tersebut kenapa saya coba serta lakukan, menunjukkan kalau saya tidaklah titik terlemah dari tim. "

" Saya fikir dalam dua pertemuan saya telah lakukan yang paling baik, memenangi duel pribadi serta membawa tim berjaya. Itu adalah tes beda untuk saya, tes semakin besar serta lebih susah. Saya mesti memaikan di level yang belum juga sempat saya kerjakan sebelumnya ini. "

" Tersebut level yang saya perlukan supaya dapat melindungi standard saya tetaplah tinggi serta mudah-mudahan saya tetaplah dapat memaikan di banyak kompetisi elite Eropa serta berhasil. Sepanjang turnamen, belumlah ada tim yang ketakutan pada kami. Kami memandangnya mulai sejak awal serta memenanginya. "

" Seperti yang berlangsung, kami makin dekat dengan kesempatan untuk dapat jadi juara. Kami telah ambil langkah lebih dekat ke final serta masih tetap ada dua kompetisi sekali lagi dimuka. Siapa juga yang kami temui, kami menantikannya serta mudah-mudahan dapat menjangkau final. "

Liverpool berpeluang untuk berjumpa satu diantara diantara AS Roma, Real Madrid serta Bayern Munich dalam sistem undian yang juga akan diselenggarakan pada Jumat (13/4).

Gianluigi Buffon: Wasit Tidak Punya Hati, Tapi Tempat Sampah!


Kapten Juventus mengecam habis ketentuan wasit Mike Oliver memberikan hadiah penalti untuk Real Madrid di ujung pertandingan.

Bukan sekedar didalam kompetisi, ketentuan kontroversial wasit Mike Oliver buat Gianluigi Buffon mencak-mencak selepas duel Juventus kontra Real Madrid bubar.

Seperti di ketahui, Juve mesti tersingkir dari Liga Champions di kaki sang juara bertahan meski memberi perlawanan gigih di Santiago Bernabeu, Kamis (12/4) awal hari WIB.

Ketinggalan agregat 3-0 sesudah kalah telak di kandang sendiri, La Fidanzata d'Italia dapat memimpin 3-0 pada leg ke-2 perempat-final dirumah Madrid serta nyaris memaksakan pertandingan berlanjut ke perpanjangan saat.

Sayang, usaha Juve hancur berantakan di menit-menit penghabisan. Oliver memberikan hadiah penalti untuk tuan-rumah menyusul pelanggaran Medhi Benatia pada Lucas Vazquez. Buffon memprotes keras hingga dikartu merah, serta penalti dikonversi Cristiano Ronaldo untuk melepaskan El Real dengan score agregat 4-3.

Buffon tidak menyesali luapan amarah yang membuatnya diusir dari lapangan, malah mengecam habis ketentuan wasit asal Inggris itu serta mengatakan sang pengadil tidak miliki hati.

" Wasit berkwalitas tidak menghancurkan mimpi satu tim yang sudah mengerahkan semuanya di lapangan sepanjang 90 menit. Dia menginginkan memainkan peranan protagonis, " kata penjaga gawang legendaris Italia itu pada Mediaset Premium.

" Seseorang manusia tidak dapat meniup peluit untuk insiden yang sangat menyangsikan dalam kompetisi sesuai sama itu. Terang yang berada di dalam dadanya yaitu tempat sampah, bukanlah hati. "

" Bila Anda tidak mempunyai ciri-khas, baiknya Anda melihat di tribun saja sembari menelan keripik dengan keluarga Anda. Wasit ini tidak mempunyai keberanian atau ciri-khas yang diperlukan untuk level ini. "

" Saya dapat menyebutkan apa sajakah pada wasit pada peristiwa itu, tapi dia mesti mengerti besarnya bencana yang dibuatnya. Bila Anda tidak dapat mengatasi desakan serta mempunyai keberanian untuk buat ketentuan, baiknya Anda duduk saja di tribun serta makan keripik. "

" Masalah ini yaitu mengenai sensitivitas yang perlu dipunyai kebanyakan orang, baik dia mengatasi pertandingan maupun tidak. Ini berarti Anda tidak paham siapa diri Anda, tim mana yang memaikan. Dasarnya, ini bermakna Anda tidak paham apa-apa. " 

SELENGKAPNYA : https://bit.ly/1NdiCVA

Jurgen Klopp Masih Jadi Momok Pep Guardiola


Eliminasi Man City oleh Liverpool di Liga Champions jadi penegasan masalah manjurnya taktik Klopp jadi antidot kegeniusan Guardiola.

Lepas dari kenyataan kalau tim yang dibesutnya senantiasa mempunyai sumber daya mengagumkan, Pep Guardiola tidak dapat dimungkiri yaitu sosok pelatih genius.

Dengan Barcelona, Bayern Munich, serta saat ini di Manchester City, hadirnya pria Catalunya ini nyaris senantiasa beresiko penting, dari mulai merevolusi taktik sampai yang terutama : menghadirkan trofi.

Walaupun demikian, Guardiola yaitu manusia umum. Di samping semua keunggulannya itu, pelatih berkepala plontos ini mempunyai kekurangan. Satu diantara kekurangan paling besar Guardiola yaitu Jurgen Klopp.

Dalam 14 pertemuan -- yang terbentang mulai sejak keduanya masih tetap mengasuh Bayern Munich serta Borussia Dortmund di Jerman sampai selalu berlanjut di Inggris dengan mengusung panji Man City serta Liverpool -- Klopp masih tetap jadi momok yang paling menakutkan untuk Guardiola.

Sejumlah delapan kemenangan sukses diukir Klopp atas Guardiola, mengungguli pelatih top beda seperti Jose Mourinho serta Arsene Wenger. Sesaat Guardiola hanya mampu menang lima kali.

Yang istimewa, tiga kemenangan terbaru Klopp terwujud pada musim ini. Pernah dihajar telak 5-0 di Etihad pada awal musim, Klopp pada akhirnya belajar dari kekeliruannya. Liverpool membalas dendam lewat kemenangan 4-3 di Anfield pada Januari kemarin. Puncaknya, Klopp berhasil menghabisi Guardiola di perempat-final Liga Champions pada April ini.

Skema Klopp berbentuk gegenpressing yang sudah dimutakhirkan dapat dibuktikan sangat mujarab untuk buat sepakbola mengalir serta menguasai ala Guardiola macet. Liverpool unggul 3-0 di leg pertama, kembali menang 2-1 di leg ke-2, serta memiliki hak melaju ke semi-final Liga Champions dengan score agregat tampan 5-1.

Taktik Klopp seperti antidot yang mujur untuk mencegah toksin mematikan dari Guardiola serta City, yang seperti tidak ada obatnya di selama musim 2017/18. The Citizens memanglah tampak sensasional pada musim ini sebelumnya terakhir meredup dikarenakan tingkah Klopp.

Selanjutnya, persaingan perebutan duo manajer kaliber dunia ini yaitu barokah untuk sepakbola. Dengan gairah tinggi serta sikap eksentriknya, Guardiola serta Klopp akan siap menghibur fans di peluang selanjutnya, tidak perduli siapa yang nanti jadi pemenang atau pecundang.

Atletico Madrid Rencanakan Pesta Perpisahan Untuk Fernando Torres


Atletico Madrid mengonfirmasi tengah berencana pesta perpisahan untuk legenda hidupnya, Fernando Torres.

Satu ketentuan susah akhirnya diumumkan Fernando Torres, yang mengonfirmasi kalau musim ini akan jadi periode pamungkasnya bersama Atletico Madrid.

Torres belum juga akan gantung sepatu, tapi dirinya serta manajemen Los Rojiblancos memutuskan untuk tidak perpanjang kontrak kerja sama mereka yang akan kadaluwarsa di pengujung musim ini.

Menyongsong kepastian itu, presiden Atletico, Enrique Cerezo, lalu mengakui tengah berencana pesta perpisahan untuk El Nino yang sudah jadi legenda hidup klubnya.

" Fernando Torres layak memperoleh perpisahan paling baik sebagai pemain Atletico Madrid. Tersebut yang buat saya yakin kalau beberapa supporter akan gabung dengan kami pada hari khusus itu partai terakhir Torres, " tutur Cerezo, seperti diambil Goal Spanyol.

" Kami saat ini akan mulai kerjakan rencana untuk buat hari tidak terlupakan untuk keluarga besar Atletico Madrid, terlebih Torres. Dia akan senantiasa merasakan pintu terbuka untuk pulang ke Atletico, sesudah gantung sepatu kelak, " ujarnya.

Dalam dua periode membela Atletico, Torres tampak sejumlah 330 kali di semuanya arena dengan sumbangsih 113 gol serta 16 assist. Sayang, belum juga satu juga trofi dipersembahkannya.

Wawancara Khusus Thomas Partey Tentang Derbi Madrid


Gelandang Atletico Madrid Thomas Partey membidik point penuh waktu Atletico Madrid bertemu dengan Real Madrid, Minggu (8/4).

Thomas Partey menyatakan misi Atletico Madrid menuai point penuh waktu hadapi lawan sekota, Real Madrid, pada kelanjutan La Liga Spanyol, Minggu (8/4) malam.

Hal tersebut di sampaikan Partey dalam wawancara telepon dengan beberapa media di beberapa penjuru dunia, termasuk juga Goal Indonesia. Menurut gelandang asal Ghana itu, tak ada kiat spesial dalam meredam Cristiano Ronaldo, yang tengah on fire sesudah mengemas dua gol kemenangan Madrid saat menaklukkan tuan-rumah Juventus di arena Liga Champions, tengah minggu kemarin.

" Bukan sekedar Cristiano Ronaldo seseorang yang perlu kami hentikan, tetapi semua tim, " tutur Partey.

" Kami juga miliki banyak pemain bagus yang harus diwaspadai Madrid. Ke-2 tim mesti bersiap dengan baik serta memaikan dengan utuh. "

Atletico serta Madrid berkompetisi merebutkan posisi ke-2 klassemen sesudah Barcelona semakin kuat di puncak dengan kelebihan 12 point serta sisa tujuh kompetisi. Sabtu malam, Barcelona sukses menaklukkan Leganes 3-1. Kemenangan juga akan menghindari Atletico dari kejaran Madrid, yang sekarang ini ada di posisi ke-3 dengan selisih empat point.

" Kami mesti lakukan pekerjaan dengan baik serta meyakinkan tidak buat sangat ada beberapa kekeliruan. Kami sudah mengetahui bagaimana caranya Madrid memaikan serta kami punya niat ambil kemenangan, " sambungnya.

" Kami miliki filosofi untuk menanggapi kompetisi satu per satu. Untuk sekarang ini, kami konsentrasi pada pertandingan derbi serta kami membidik untuk memaikan baik dan merebut tiga point di Santiago Bernabeu. Baru lah sesudahnya kami pikirkan kompetisi selanjutnya. "

Selanjutnya, Partey mengulas perubahan yang dirasakannya musim ini. Perpindahan tempat menolong Partey tampak 22 kali jadi pemain inti. Jumlah menit bermainnya jadi 1866 (serta selalu jadi bertambah) sesudah dua musim terdahulu cuma mencatatkan 433 serta 631 menit.

" Ketidaksamaannya terang karna saya seringkali dimainkan di bidang sayap musim kemarin. Kadang-kadang saya juga memaikan jadi gelandang serta saya belum juga dapat temukan tempat yang tentu, " katanya.

" Hal tersebut beralih musim ini. Pelatih Diego Simeone meletakkan saya di dalam, tempat yang saya gemari, serta dengan usaha keras dan support tim, tampilan saya bertambah musim ini. Saya terasa jadi sisi perlu dari tim. "

Perubahan positif Partey layak dihitung saat gelandang asal Afrika beda tidak tampak sehebat musim terlebih dulu. Jadi contoh, umpamanya, Naby Keita dari RB Leipzig serta Franck Kessie dari AC Milan. Pengecualian mungkin saja ada pada Hakim Ziyech yang kreativitasnya masih tetap berkelanjutan dengan Ajax Amsterdam.

Partey gabung ke Atletico sesudah tampak memuaskan pada trial waktu berumur 18 th.. Kepindahan Partey dari Ghana termasuk mendadak beberapa hingga dia tidak pernah berpamitan dengan keluarga waktu pergi untuk trial. Menurut dia, sepakbola La Liga sukses menolong mendorongnya jadi pemain yang tambah baik.

" La Liga yaitu satu diantara liga paling baik di Eropa. Permainannya lebih taktiks serta untuk sekarang ini La Liga yaitu liga paling baik yang dapat diambil tiap-tiap pemain. La Liga yaitu tempat sepakbola indah dimainkan serta banyak pemain bagus diketemukan, " puji Partey.

" Tumbuh besar di Ghana, umumnya kami melihat liga Inggris serta saya mengidolakan Steven Gerrard. Tapi di La Liga, kami melihat Barcelona, Madrid, serta kadang-kadang Sevilla. Sesungguhnya sedikit kompetisi Atletico. Tetapi, saat ini saya telah masuk th. ke-7 tinggal disini, saya terasa Atletico telah jadi tempat tinggal saya. "

Maret lantas, Partey barusan di tandatangani perpanjangan kontrak yang membuatnya bertahan lebih lama di Atletico. Banyak tujuan yang menginginkan diraihnya, namun dia cuma menginginkan mengambil langkah dari satu musim ke musim beda.

" Saya telah menolong tim mencapai banyak kemenangan serta memperjuangkan tempat di klassemen. Saya terasa miliki peranan perlu dalam tim karna pelatih miliki keyakinan pada saya serta dia senantiasa katakan apa yang perlu saya kerjakan untuk menolong tim, " katakan Partey.

" Untuk sekarang ini, saya cuma berfikir bagaimana membawa tim finish di tempat paling baik di klassemen akhir La Liga dan memenangkan beberapa titel. Sesudahnya, baru kami konsentrasi ke musim selanjutnya. "

Mohamed Salah Menuju Level Lionel Messi & Cristiano Ronaldo


Bila mampu menjaga performnya pada musim ini, Salah diperkirakan punya potensi ikuti jejak Messi serta Ronaldo.

Perform impresif Mohamed Salah pada musim ini buat winger Liverpool itu mulai sering disandingkan dengan Lionel Messi serta Cristiano Ronaldo.

Perbandingan ini mungkin sangat awal mengingat prestasi Salah belum juga sementereng duo megabintang Barcelona serta Real Madrid itu. Tetapi, dengan koleksi 38 gol di semuanya pertandingan musim ini, Salah kenyataannya layak disejajarkan dengan catatan gol Messi (36 gol) serta Ronaldo (39 gol).

Legenda Liverpool Ian Rush juga yakin, Salah selanjutnya dapat betul-betul menjangkau level Messi serta Ronaldoasalkan winger Mesir itu selalu menjaga perform sensasionalnya ini di musim-musim selanjutnya.

" Saya terperanjat. Dimuka musim, bila ada yang katakan dia juga akan cetak 30 gol semusim, Anda mungkin saja juga akan tertawa. Tapi dia telah lakukan hal tersebut, " kata Rush pada Omnisport.

" Saya menontonnya waktu dia cetak empat gol lawan Watford. Dia demikian menarik. Sekarang ini, Messi serta Ronaldo tidak diragukan sekali lagi yaitu pemain paling baik didunia. Salah mesti melanjutkan perform ini dari th. ke th., sebab dia mempunyai potensi besar untuk ada di level yang sama juga dengan mereka. "

" Yang menarik mengenai Salah yaitu, dia tidak egois. Waktu cetak quat-trick, dia tetaplah coba buka kesempatan untuk yang beda. Dia yaitu type pemain Liverpool yang prima.

Perform fantastisnya buat Salah diisukan akan hengkang. Real Madrid disebut-sebut tertarik untuk mendatangkannya, tetapi Rush merekomendasikan supaya Salah tetaplah bertahan di Anfield.

" Fans disini menyenanginya. Pemain, manajer, serta siapa juga disini juga menyenanginya. Jadi untuk saya, tak ada argumen baginya untuk pergi, " ungkap topskor selama hidup The Reds ini.