Breaking
Loading...
Home » » Kena Penalti dan Finis Terakhir di MotoGP Argentina, Iannone Kesal

Kena Penalti dan Finis Terakhir di MotoGP Argentina, Iannone Kesal


Kena Penalti dan Finis Terakhir di MotoGP Argentina, Iannone Kesal

Selesai kecewa lantaran terjatuh serta tidak berhasil merampungkan balapan seri pembuka musim ini, MotoGP Qatar 2017 di Sirkuit Losail, 26 Maret silam. Andrea Iannone semula mengharapkan dapat memperoleh hasil positif pada lomba seri ke-2 musim ini, MotoGP Argentina 2017 di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Senin (10/4) awal hari WIB.

Tetapi apa lacur, pembalap anyar tim Suzuki Ecstar itu lagi-lagi kejatuhan sial. Sesudah pada tikungan pertama balapan motor GSX-RR tunggangannya pernah diseruduk Jorge Lorenzo (Ducati). Sebagian putaran lalu, Iannone dinyatakan mesti melakukan penalti lewat pit akibat vonis jump start dari direktur lomba.

Sesudah mengambil penalti melalui pit, Iannone kembali berlomba. Sesudah berupaya keras, dia mesti senang finis ke-16 atau paling akhir pada balapan MotoGP Argentina 2017, selesai cuma ketinggalan 3, 2 dari pembalap peringkat ke-15 (peraih 1 poin), Bradley Smith (KTM).

Mari kita mulai dengan penalti lewat pit. Bagaimana Anda memandangnya?

“Sudah terang, saya sekalipun tak sepakat (hukuman itu) lantaran dengan hormat, regulasi sudah beralih serta disetujui th. lantas, yaitu bila gerakan pembalap tak memberinya keuntungan dengan cara posisi. Saya tak tahu kenapa dia (direktur lomba) berikan saya penalti ini. Juga lantaran sesudah Lorenzo menabrak saya, saya tengah ada di posisi ke-17. Apa argumen di balik penalti ini? ”

Hari Minggu yang mengecewakan?

“Sekali lagi satu hari yang jelek. Sungguh menyedihkan, lantaran sesudah session pemanasan, saya kompetitif serta meyakini. Saya memiliki race pace untuk bertarung serta berkompetisi memperebutkan finis lima besar. Namun itu semuanya tak jalan seperti yang saya berharap. ”

Apa yg tidak Anda gemari dari ketentuan penalti ini?

“Mereka (direktur lomba) mengaplikasikan regulasi yang tak akan berlaku, atau lihat bila Anda bergerak di grid, itu adalah jump start. Mulai sejak itu sudah dirubah, marshal (pengawas lomba) mempunyai peluang untuk mengevaluasinya, tetapi dengan cara cepat saya segera dipakai penalti. ”

Baca juga : Marquez Ngotot , Dovi-Lorenzo Ganti Motor

So, Anda tak bersalah?

“Saya ulangilah, saya tak bergerak (maju) lebih dahulu sebelumnya lampu merah memudar. Saya cuma bergerak tanpa ada beranjak keluar dari kotak saya di grid. Sesudah memasukkan gigi satu, saya bergerak sedikit, yang mana itu mengakibatkan garpu depan motor saya turut bergerak. Namun saya sekalipun tak memperoleh keuntungan posisi dari gerakan itu, lalu kenapa saya dikenai penalti? ”

Satu hari Minggu yang lain untuk dilupakan?

“ (Semula) saya menginginkan pulang (dari MotoGP Argentina 2017) dengan membawa beberapa poin, daripada saya merampungkan lomba dengan hasil yang kacau. Sungguh tak mujur kejuaraan ini tak diawali lewat cara paling baik. Saya bakal berusaha untuk kembalikan kondisi ke jalur yang benar, serta tahu itu bakal memerlukan kesabaran. Kami memiliki apa yang kami perlukan untuk menguber ketinggal (dari pembalap serta tim lain). ”
Share this Post Share to Facebook Share to Twitter Email This Pin This

0 comments:

Post a Comment